Suzuki Mobil Bidik Pangsa Pasar 11% Di Tahun Ini

Jakarta – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) membukukan penjualan wholesales (pabrik ke diler) yg melonjak menjadi 111.660 unit pada 2017, naik dibandingkan 2016 yg sebanyak 92.950 unit, dengan pangsa pasar terdongkrak dari 8,75 persen menjadi 10,35 persen.

Untuk itu, Suzuki membidik pertumbuhan market share lebih dari 11 persen pada 2018, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pilar ketiga basis produksi wilayah ASEAN dan Asia setelah Jepang dan India.

“Hasil kinerja yg baik ini tak terlepas dari kerja keras semua bagian Suzuki Indonesia dan juga respon positif dari masyarakat Indonesia pascapeluncuran beberapa model baru seperti Ignis, Baleno, dan Suzuki New SX4 S-Cross,” kata Setiawan Surya, Deputy Managing Director 4Wheel SIS dalam acara Suzuki Media Gathering 2018 di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Dia menambahkan dominasi di segmen low pick up juga diwujudkan setelah peluncuran Suzuki Carry New Pick Up serta peluncuran Suzuki Ertiga Diesel Hybrid.

“Selain itu, hasil ini juga didukung tumbuhnya penjualan Suzuki Ertiga di tengah persaingan pasar yg kian ketat,” katanya.

Strategi

Untuk mewujudkan hal tesebut, ada beberapa strategi bisnis yg mulai diterapkan Suzuki. Pertama adalah fokus penjualan pada tujuh produk unggulan, yakni Suzuki Ertiga, Suzuki New Carry Pick Up, Suzuki APV, Suzuki Karimun Wagon R, Ignis, Suzuki Baleno, dan Suzuki New SX4 S-Cross.

“Rencananya pada tahun 2018, Suzuki mulai melepas varian baru dari model yg ada buat merangsang pasar,” kata Setiawan.

Sebelumnya, Januari 2018, Suzuki sudah memperkenalkan Ignis Sport Edition dan pada Maret, Suzuki juga melakukan penyegaran pada Suzuki Mega Carry. Pabrikan berlogo huruf S itu berencana melansir model yg benar-benar baru (all new) pada paruh pertama tahun ini.

Untuk mendekatkan diri dengan pelanggan setia, Suzuki mulai mengikuti pameran otomotif nasional maupun regional, antara yang lain Indonesia Interational Motor Show (IIMS) 2018, Pekan Raya Jakarta, dan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Suzuki pun membuat harga produknya lebih kompetitif, selain mengintip peluang memasarkan mobil lewat market place dan membidik pelanggan korporasi.

Penjualan

Tak cuma wholesales, penjualan ritel (retal sales) Suzuki juga tumbuh 9,5 persen menjadi 107.185 unit dari tahun sebelumnya 97.872 unit. Hal itu yaitu hasil positif menyusul penjualan ritel nasional yg turun 0,4 persen menjadi 1.069.394 unit dari tahun lalu.

Pencapaian ini membuat SIS membukukan kenaikan pangsa pasar penjualan ritel dari 9,1 persen pada 2016 menjadi 10,02 persen.

Di segmen yg paling ketat persaingannya, penjualan Low MPV Suzuki Ertiga naik dari 32.119 unit menjadi 35.338 unit. Kenaikan penjualan ini menyebabkan pangsa pasar melonjak dari 13,4 persen menjadi 14,5 persen pada 2017. Penjualan wholesale Suzuki Karimun Wagon R tahun 2017 mencapai 5.408 unit.

Pada segmen kendaraan komersial, Suzuki menjadi market leader dengan penjualan wholesale Pick Up Carry dan Pick Up APV mencapai 44.856 unit dengan pangsa pasar 45,1 persen. Kendaraan komersial menjadi backbone penjualan Suzuki dengan kontribusi 40 persen dari total penjualan Suzuki.

Ignis yg diluncurkan pada 2017 dari segmen City Car mencapai penjualan wholesales 14.157 unit, sedangkan SUV Suzuki SX4 S-Cross naik signifikan dari 1.769 unit menjadi 2.696 unit pada 2017.

Adapun Suzuki New SX4 S-Cross yg dirilis November 2017 terjual 629 unit dan All New Baleno 2.548 unit. Dengan demikian, model-model baru itu berkontribusi tidak mengurangi volume penjualan Suzuki sebanyak 20.030 unit pada tahun 2017. [tar]
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin