TAM Kembali Recall Mobil Terdampak Airbag Takata

Jakarta – Toyota-Astra Motor (TAM) kembali memanggil para pemilik mobil yg masuk dalam daftar terkena dampak perkara airbag Takata bagi langsung ke bengkel resmi Toyota terdekat bagi perbaikan.

Toyota kembali mengintensifkan upaya menemukan kendaraan yg terdampak perkara airbag Takata, karena mobil yg masuk daftar pemanggilan buat perbaikan (recall) baru mencapai 8,72 persen per 15 Desember 2017.

“Lebih dari 97.000 mobil Toyota produksi 2001-2012 yg terindikasi kena dampak airbag Takata di Indonesia,” kata Widyawati Soedigdo, Executive General Manager TAM.

Dari jumlah tersebut, baru 8.553 unit yg kembali ke bengkel buat perbaikan, sejak TAM mengumumkan recall kendaraan yg terdampak potensi persoalan pada airbag Takata.

Dia memperkirakan minimnya jumlah kendaraan yg kembali ke bengkel, karena sebagian besar mobil tersebut telah berpindah tangan dan berada di daerah.

“Karena itu, kita butuh bantuan media buat menyebarkan keterangan mengenai hal ini,” ujarnya.

“Adapun pemeriksaan dan penggantian (airbag) gratis,” ia menambahkan.

Sejauh ini, dikatakan Widyawati, belum ada keluhan atau laporan luka maupun kecelakaan yg terkait dengan masalah airbag Takata di Indonesia.

Airbag Takata dikhawatirkan mampu meledak seandainya terlalu lama terpapar suhu panas atau kelembaban udara yg sangat tinggi.

Otoritas transportasi global menilai airbag Takata mengandung senyawa kimia amonium nitrat yg tak aman sehingga mereka meminta sekitar 100 juta unit airbag itu ditarik dari pasaran.

Berikut daftar kendaraan Toyota di Indonesia yg teridentifikasi memakai airbag Takata yg bermasalah itu:

– Alphard 3.613 unit
– NAV1 69 unit
– Camry 3.743 unit
– Corolla 15.418 unit
– Vios 17.143 unit
– Yaris 57.992 unit

Pelanggan dapat menghubungi bengkel resmi Toyota di semua Indonesia atau menelepon ke Toyota Customer Care di nomor 1-500-315.

Selain itu, pemilik kendaraan juga dapat mengecek apakah kendaraan mereka kena dampak airbag Takata melalui laman www.toyota.astra.co.id/ssc dengan memasukkan VIN number mobilnya.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin