Terlibat Kartel Truk, Scania Didenda Rp14 Triliun

Brussels – Komisi Pengawas Persaingan Usaha Eropa menjatuhkan denda sebesar 880 juta euro atau sekitar Rp14 triliun kepada Scania akibat keterlibatan mereka dalam kartel truk.

Komisi tersebut menyatakan bahwa selama 14 tahun Scania sudah bersekongkol dengan pihak-pihak yang lain di dalam kartel buat menentukan harga truk dan biaya teknologi baru demi melewati aturan emisi yg lebih ketat.

Pada Juli lalu, MAN, Daimler, Volvo, Iveco, dan DAF telah mengakui keterlibatan mereka di dalam kartel tersebut, sehingga mendapat keringanan denda 10 persen, sedangkan Scania menolak mengakui kesalahan mereka.

Nominal denda yg dikenakan kepada produsen truk dan bis yang berasal Swedia itu cuma lebih kecil dari yg harus dibayarkan Daimler, senilai 1 miliar euro atau setara Rp15,8 triliun. Sementara MAN yg menjadi whistle-blower skandal kartel tersebut dibebaskan dari denda.

Merek-merek yg terlibat dalam kartel itu yaitu penguasa penjualan sembilan dari 10 truk sedang dan berat yg dijual di pasar Eropa.

“Ketimbang berkolusi bagi harga, produsen truk seharusnya bersaing dengan satu sama yang lain termasuk dalam keramahan lingkungan,” kata Margrethe Vestager, komisioner dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha Eropa, seperti dilansir Reuters.

Komisi yg berbasis di Brussels, Belgia itu menyatakan bahwa penyelidikan mereka tak mengungkapkan keterkaitan antara praktik kartel dengan tuduhan para produsen truk melakukan kecurangan terhadap uji emisi.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin