Tesla Akuisisi Perusahaan Baterai Maxwell

Jakarta – Produsen kendaraan listrik, Tesla, sepakat bagi mengakuisi perusahaan penyimpanan energi Maxwell Technologies senilai US$218 juta atau sekitar Rp3,05 triliun.

Keberadaan Maxwell ini mulai menolong Tesla dalam menghasilkan baterai yg dapat menyimpan lebih banyak energi dan bertahan lebih lama, sekaligus menghemat biaya perusahaan bagi menyediakan komponen itu.

Tesla memang membutuhkan baterai dalam jumlah banyak, sejalan dengan peningkatan produksi sedan Model 3 yg menyasar segmen konsumen lebih luas.

Seorang petinggi Maxwell menyampaikan kepada investor pada Januari dahulu bahwa mereka sudah mengembangkan dan mematenkan teknologi ‘elektroda kering’ yg secara signifikan bisa meningkatkan daya jelajah kendaraan dan mengurangi biaya baterai.

Dalam sebuah presentasi, Maxwell berharap aliansi strategis itu mulai fokus pada pengembangan teknologi baterai mobil listrik ‘dalam waktu enam bulan’.

Mereka juga membuat ‘ultra-capacitor’ yg dapat mengeluarkan energi lebih cepat daripada baterai biasa. Teknologi itu mengombinasikan energi baterai dengan respons yg cepat sehingga bisa memperpanjang masa pakai baterai hingga dua kali lipat.

“Tesla membutuhkan manufaktur elektroda baterai dari Maxwell sebagai langkah yg tepat buat menurunkan biaya baterai,” kata Craig Irwin, pengamat investasi dari Roth Capital Partners.

“Pesaing yg sebenarnya telah muncul sekarang, jadi Tesla harus bergerak cepat,” imbuh dia.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin