Total Oil Indonesia Gelar ‘Safety Riding’ Di Unpad

Jakarta – PT Total Oil Indonesia, produsen pelumas yang berasal Perancis, kembali menggelar kegiatan sosialisasi safe riding di Universitas Padjadjaran Bandung.

Kegiatan ini yaitu salah satu dari rangkaian kampanye ‘Safe Riding with Total Hi-Perf’ yg diselenggarakan PT Total Oil Indonesia di empat kota.

Sebagai perusahaan minyak dan gas internasional terbesar keempat di dunia, Total berkomitmen penuh pada isyu keselamatan dan kampanye ini yaitu wujud komitmen tersebut melalui kegiatan edukasi tata cara berkendara yg baik dan aman secara berkesinambungan.

Tahun 2017 ini adalah tahun ketiga PT Total Oil Indonesia menggelar rangkaian kampanye edukatif ini. Setelah selama dua tahun menyelenggarakannya di Jakarta, kali ini gelaran ‘Safe Riding with Total Hi-Perf’ merambah berbagai kampus di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Secara keseluruhan ada enam titik yg ditargetkan, merupakan Universitas Padjadjaran dan Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung, Universitas Diponegoro dan Universitas Soegijapranata di Semarang, Universitas Sebelas Maret di Surakarta, dan Universitas Swadaya Gunung Jati di Cirebon.

Hal ini dikerjakan tidak yang lain buat menjangkau lebih banyak pengendara motor di luar Jakarta. Sedikit berbeda dengan kegiatan di tahun-tahun sebelumnya yg lebih banyak menyasar siswa SMU, kali ini PT Total Oil Indonesia sepenuhnya menyasar para mahasiswa.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Didi Riswandi, yg hadir mewakili Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Pemerintah Kota Bandung menyambut gembira inisiatif edukasi keselamatan berkendara ini.

Ada tiga pesan penting yg disampaikan oleh Wali Kota Bandung terkait penyelenggaraan kegiatan ini. Pesan pertama adalah pentingya membangun culture set terkait keselamatan berkendara sejak usia dini atau golden age.

Kedua mengenai penggunaan pendekatan dan media yg populer di kalangan muda, mengingat 40 persen penduduk kota Bandung berusia di bawah 40 tahun. Penggunaan media sosial atau video mengenai konten keselamatan mulai lebih gampang diterima oleh kaum muda.

Pesan terakhir adalah pentingnya keberadaan fasilitas keselamatan, seperti trotoar atau lainnya, di ruang-ruang publik di kampus, agar edukasi terkait keselematan berkendara ini tak berhenti di ruang kelas.

“PT Total Oil Indonesia berkomitmen bagi melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat, itu lah sebabnya setiap tahunnya kalian menyelenggarakan ‘Safe Riding with Total Hi-Perf’ di berbagai sekolah dan kampus buat mengajak kaum muda buat berkendara dengan aman. Bila sebelumnya kegiatan ini kalian fokuskan di Jakarta dan sekitarnya, tahun ini kita mengadakan ‘Safe Riding with Total Hi-Perf’ di enam titik di empat kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah, agar kampanye ini bisa menjangkau lebih banyak lagi pengendara motor di Indonesia,” jelas Christopher Kasidi, VP Retail & Marketing PT Total Oil Indonesia dalam siaran persnya.

Kementerian Perhubungan mencatat bahwa pada tahun 2016 di Indonesia setiap hari rata-rata ada 72-73 orang meninggal dunia akibat kecelakaan dulu lintas jalan. Data juga memperlihatkan bahwa angka kecelakaan dulu lintas selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Sepanjang 2014 tercatat 95.906 kasus, tahun selanjutnya 98.970 kasus, dan terakhir 2016 meningkat menjadi 105.374 kasus. Ada beberapa faktor yg membuat angka kecelakaan selalu meningkat setiap tahun, selain pertumbuhan jumlah kendaraan, salah satu faktor penting lainnya adalah perilaku pengguna jalan kurang memprioritaskan keselamatan berkendara.

Apabila menilik pada macam kendaraan yg terlibat dalam kecelakaan dahulu lintas, dari 80.157 masalah yg terjadi dalam periode Januari sampai September 2016, 71.616 masalah di antaranya melibatkan kendaraan roda dua. Lebih jauh lagi, 80 persen dari kecelakaan sepeda motor terjadi karena adu banteng, kurangnya keterampilan mendahului, dan rendahnya kewaspadaan ketika bermanuver.

Sementara itu, pelaku pelanggaran dulu lintas juga didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Data yg diperoleh dari pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2016 yg digelar oleh Polres Semarang memamerkan bahwa 42 persen pelaku pelanggaran yg ditindak adalah pelajar dan mahasiswa.

Christopher menambahkan, “Tingginya tingkat kecelakaan dulu lintas dan pelanggaran yg dikerjakan oleh kaum muda patut menjadi perhatian, itu lah mengapa pengadaan edukasi preventif menjadi utama buat meningkatkan kesadaran mulai tata berkendara yg baik dan aman.”

“Melalui ‘Safe Riding with Total Hi-Perf’, kalian ingin mengajak para mahasiswa buat mencermati tips dan trik berkendara buat meningkatkan faktor keamanan mereka, memahami life-saving skills buat diterapkan di jalanan.”

“Perlu diingat bahwa ada banyak faktor bagi meningkatkan keselamatan dalam berkendara, di antaranya perilaku berkendara itu sendiri, perawatan rutin buat memastikan kendaraan terus dalam keadaan yg optimal bagi digunakan, dan ini artinya termasuk penggunaan pelumas yg tepat sesuai dengan kebutuhan kendaraan.”

Di setiap kegiatan ‘Safe Riding with Total Hi-Perf’ ini, peserta dibekali ilmu seputar cara berkendara yg baik dan benar serta sosialisasi tata tertib dahulu lintas. Selain dibekali dengan materi presentasi, para mahasiswa juga diajak ikut serta dalam kegiatan Tantangan SIM Total, sebuah permainan daring yg menantang peserta bahkan yg telah memiliki SIM sekalipun mulai pengetahuan berkendara dengan memanfaatkan materi ujian tertulis SIM sebagai soal.

“Kami berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat bukan saja buat peserta yg hadir di acara ‘Safe Riding with Total Hi-Perf’, tapi juga pengaruh yg lebih baik terhadap perilaku berkendara para pengguna kendaraan,” ujar Magdalena Naibaho, Brand Manager PT Total Oil Indonesia.

“Manfaat kegiatan ini sebaiknya tak berhenti di tempat ini, tapi mampu disebarluaskan pula oleh para peserta kepada teman dan keluarga mereka. Kita perlu menularkan kewaspadaan dan semangat berkendara dengan aman ke semua pengguna jalan di Indonesia.”

“Ke depannya, PT Total Oil Indonesia berharap buat tetap menjaga komitmen mulai kampanye keselamatan berkendara ini. Kami memanfaatkan berbagai media dan aktifitas mengenai tips dan trik berkendara, termasuk mengenai keselamatan.”

“Salah satu media penting kalian adalah media sosial Total di Indonesia, di mana konten ini menjadi salah satu konten penting kami, dan kalian harap pendekatan ini lebih bisa diterima para pengendara, seperti pesan Walikota Bandung tadi. Kami yakin sekecil apapun langkah yg diambil bagi tujuan yg lebih baik mulai memberi manfaat untuk masyarakat,” tutup Magdalena.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin