VW Dan Navistar Kolaborasi Kembangkan Truk Listrik

Detroit – Volkswagen (VW) Truck & Bus dan perusahaan kendaraan niaga Navistar International Corp mengumumkan mulai launching truk listrik segmen menengah di Amerika Utara pada akhir 2019, sekaligus mengembangkan perangkat keras dan sistem konektivitas internet bagi kendaraan niaga tersebut.

Pimpinan Volkswagen Truck & Bus, Andreas Renschler, bersama Chief Executive Navista, Troy Clarke, menyampaikan kepada Reuters dalam sebuah wawancara, bahwa kedua perusahaan mulai berkolaborasi dalam pengembangan powertrains diesel ‘Big Bore’ generasi berikutnya.

Volkswagen tahun dulu setuju buat membeli 16,6 persen saham Navistar, yg berbasis di Lisle, Illinois. Perusahaan menutup transaksi tersebut dan akan berkolaborasi awal tahun ini.

Perusahaan itu menargetkan penghematan hingga US$500 juta dalam lima tahun pertama aliansi, menurut Clarke dalam sebuah pernyataan.

Produsen truk komersial berinvestasi dalam elektrifikasi karena pembuat kebijakan sudah meningkatkan tekanan buat mengurangi atau menghilangkan polusi dari penggunaan mesin diesel di kota-kota besar.

Truk listrik yg mulai dipasarkan di Amerika Utara itu mulai memakai basis kendaraan Navistar dan ditujukan penggunaan pengiriman logistik di perkotaan.

Volkswagen mulai menguji sembilan truk listrik di Austria yg mengangkut muatan sekitar 18 ton sejauh 180 kilometer antar pengisian daya, kata Renschler.

Tantangan buat produsen kendaraan adalah memproduksi truk listrik dengan kapasitas muatan kompetitif serta jangkauan dan biaya yg sesuai atau mengalahkan ongkos kendaraan berpenggerak diesel.

“Kami adalah industri dimana adopsi teknologi sangat disengaja,” kata Clarke seperti dilansir dari Reuters, Selasa (26/9/2017).

Namun, seandainya kota melarang truk diesel, “kami milik penawaran,” kata Renschler.

Renschler dan Clarke menyampaikan pengembangan bersama perangkat keras dan perangkat lunak guna menghubungkan truk ke internet dan mesin diesel besar generasi mendatang mampu memangkas biaya perusahaan.

Perusahaan berencana menghubungkan sekira 650.000 kendaraan dan menciptakan pasar umum buat pengembang aplikasi, menurut perusahaan tersebut.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin