Ambisi Honor Goyah Dominasi Xiaomi Cs Di Indonesia

Jakarta – Setelah lepas dari Huawei, produsen smartphone Honor berbenah. Bahkan produsen ini berhasil memperlihatkan kelasnya dengan mengisi papan atas penjualan ponsel di kampung halamannya, China. Bermodal kesuksesan ini, Honor bersiap mengincar pasar Indonesia.

Di tahun 2017 lalu, penjualan ponsel dunia didominasi oleh lima produsen teratas yg menguasai hampir 50% pangsa pasar. Sementara di tahun 2018 ini diprediksi angkanya bakal meningkat hingga menembus 60%.

Di tengah kompetisi yg ketat tersebut, Honor memutuskan target yg tidak main-main. Produsen ini berharap dapat mengisi tiga besar penjualan tertinggi.

Bukannya tanpa alasan, kepercayaan diri Honor tidak lepas dari kesuksesan yg berhasil diraihnya sepanjang tahun 2017 lalu. Menurut data yg diungkap oleh Sino Market Research, Honor berhasil memuncaki posisi teratas bagi penjualan ponsel secara online.

Bahkan pencapaian Honor ini berhasil melampaui Xiaomi yg dapat dibilang sebagai pendiri penjualan ponsel secara online. Raihan tersebut dicapai Honor di rentang Januari – November 2017 lalu. Sementara di Rusia dan Finladia, Honor sukses memuncaki posisi teratas dan mengisi peringkat tiga besar di tanah kelahiran Nokia tersebut.

Bermodal kesuksesan tersebut, pasar Indonesia adalah target selanjutnya yg diincar. Apalagi ponsel besutannya terbilang sangat diterima konsumen. Hal itu dibuktikan oleh penjualan Honor seri X yg sudah mencapai angka 40 juta unit.

Di sisi lain, ponsel terbaru Honor juga sudah berhasil mencatatkan pemasukan hingga USD 600 juta atau sekitar Rp8,5 triliun cuma dari momen Singles Day di China. Sementara pada momen Black Friday di Amerika Serikat dan Rusia, Honor dapat mencetak pertumbuhan penjualan hingga tiga-digit.

Seperti pesaing terdekatnya, strategi yg mulai dijalankan Honor bagi memikat konsumen yg salah satunya di Indonesia adalah dengan berusaha menghadirkan teknologi terbaru, namun dengan harga yg terjangkau. Strategi ini juga diharapkan dapat menarik lebih banyak pengguna muda atau kaum milenial sebagai pengguna ponsel terbesar ketika ini.

Berada di bawah naungan grup Huawei memberi keuntungan untuk Honor. Dengan memanfaatkan sumber daya berlimpah yg dimiliki Huawei, memungkinkan perusahaan ini menghadirkan ponsel dengan harga yg terjangkau tanpa mengesampingkan teknologi yg tengah naik daun.

“2018 adalah tahun yg penting, dan kita percaya buat menandai tonggak yang lain bagi mewujudkan visi kami,” George Zhao, President of Honor.

“Saat ini, bisnis luar negeri Honor menyumbang 15% dari total pendapatan kami. Saya berharap China dan pasar luar negeri buat berkontribusi sama pada pendapatan di 202. Bahkan aku berharap bisnis luar negeri kita mampu mengungguli China pada 2022,” pungkasnya.

Di Indonesia sendiri Honor sudah menyiapkan tiga perangkat yg mulai membuka perjalanannya. Perangkat yg dimaksud adalah Honor View 10, Honor 9 Lite dan Honor 7X. Selain bersiap memanjakan pengguna dengan daya tariknya masing-masing, ketiga perangkat juga disiapkan Honor bagi mengincar beberapa segmen sekaligus.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin