Broadcom Tawar Qualcomm Rp1.758 Triliun

San Francisco – Qualcomm kabarnya baru saja mendapatkan tawaran akusisi dari rivalnya, Broadcom, dengan nilai terbesar yg pernah ada di industri teknologi.

The Verge melaporkan, Broadcom secara resmi sudah mengajukan penawaran akuisisi ke Qualcomm senilai US$130 miliar atau sekitar Rp1.758 triliun.

CEO Broadcom Hock Tan mengatakan, apabila tawaran tersebut diterima, maka keduanya mampu bersatu bagi menciptakan beragam produk yg lebih luas lagi.

“Kami membuat tawaran ini dengan penuh yakin diri. Kami telah menargetkan bahwa konsumen di dunia mulai sangat senang apabila tawaran ini terwujud,” ujar Tan.

Dijelaskannya, tawaran akusisi dari Broadcom kepada Qualcomm yaitu kombinasi dari tawaran uang sekaligus saham. Oleh karena itu, Tan menargetkan kolaborasi antara pemilik saham dan pelaku industri yg tercipta dapat benar-benar mengubah lansekap industri komponen prosesor.

Banyak pengamat yg menyakini apabila kedua perusahaan tersebut menyatu, maka Broadcom-Qualcomm mampu mendominasi suplay komponen chipset prosesor, tidak cuma bagi perangkat komputer atau smartphone saja.

Dipastikan perusahaan produsen chipset prosesor lainnya seperti Intel mulai sangat kewalahan menghadapi kolaborasi Broadcom-Qualcomm.

Apabila Tan nantinya bisa meyakini Qualcomm atas tawaran tersebut, kedua perusahaan mampu segera menjadi produsen komponen terbesar ketiga di dunia, berada di belakang Intel dan Samsung.

Belum ada komentar resmi dari Qualcomm mengenai tawaran akuisisi tersebut. Saat ini, perusahaan yg bermarkas di San Diego, California, AS itu justru tengah berusaha memperbesar bisnisnya dengan mengajukan tawaran akuisisis ke NXP Semiconductors senilai US$39 miliar. [ikh]
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin