Dianggap Lakukan Monopoli, Taiwan Denda Qualcomm

Taipei – Qualcomm Inc baru saja dijatuhi denda antimonopoli oleh Taiwan. Ini menjadi sebuah catatan baru setelah produsen chipset ternama ini harus berhadapan dengan regulator AS dan Apple Inc buat persoalan yg serupa.

Komisi Dagang Taiwan pada Rabu dulu menyatakan mulai menjatuhkan denda sebesar US$774,14 juta pada Qualcomm karena melanggar antimonopoli dengan produk chipset mereka.

Dalam keterangannya, komisi itu menyampaikan Qualcomm memonopoli pasar chipset dengan modem mereka, yg memberikan sambungan nirkabel data bagi perangkat mobile, dan menolak memberikan izin teknologi kepada pemain lainnya.

Di Taiwan, perusahaan tersebut harus memasukkan laporan kemajuan setiap enam bulan kepada komisi dagang.

Dalam informasi terpisah, Qualcomm menyatakan keberatan dengan keputusan tersebut. Jika keputusan resmi telah keluar dalam beberapa minggu ke depan, mereka mulai mengajukan banding.

“Denda itu tak ada hubungan rasional dengan jumlah pendapatan atau aktivitas Qualcomm di Taiwan. Qualcomm mulai mengajukan banding terhadap nilai denda dan metode yg digunakan bagi menghitungnya,” kata juru bicara Qualcomm.

Kasus di Taiwan ini tidak mengurangi catatan ke bisnis Qualcomm, yg antara yang lain menjual chipset dan memberi lisensi paten yg berkaitan dengan bagaimana chipset dipasang ke smartphone untuk menghubungkan data ke perangkat.

Meski tuduhan legal berbeda-beda pada setiap kasus, secara garis besar mereka menduga Qualcomm memakai posisi dominan di pasar buat chipset modem dan menerapkan biaya yg dianggap tak adil bagi paten.

Desember tahun lalu, regulator Korea Selatan menjatuhkan denda pada Qualcomm sebesar US$854 juta karena melanggar undang-undang kompetisi. Qualcomm juga pernah didenda China sebesar US$975 juta pada 2015 lalu.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin