Huawei Kembangkan Smartphone Blockchain

Beijing – Huawei Technologies Ltd, pembuat handset terbesar ketiga di dunia, kabarnya tengah menyiapkan smartphone yang mendukung teknologi blockchain. Seperti apa?

Raksasa teknologi yang berasal China ini diketahui sedang mengembangkan smartphone yang dapat menjalankan aplikasi berbasis teknologi blockchain, yg rencananya bekerja sama dengan perusahaan teknologi yang berasal Swiss, Sirin Labs.

Mengutip Bloomberg, Huawei dilaporkan sedang dalam pembicaraan bagi membeli lisensi sistem operasi Sirin Labs, yg disebut SIRIN OS, bagi menjalankan aplikasi blockchain bersamaan dengan platform Android.

Perwakilan dari Huawei dan Sirin Labs pun sudah mengonfirmasi bahwa kedua perusahaan memang sudah bertemu dalam kurun waktu dua bulan terakhir, meskipun mereka menolak berkomentar lebih lanjut.

Rencana tersebut mulai menandai masuknya pembuat smartphone ke dalam sistem blockchain, yg berpotensi membawa teknologi blockchain mendekati pasar massal.

Menariknya, Sirin Labs juga diketahui tengah mengembangkan smartphone berbasis teknologi blockchain milik mereka sendiri. Bahkan, perusahaan ini telah berencana buat menjual smartphone bernama Finney tersebut secara massal dengan harga sekitar US$1.000 pada paruh kedua tahun ini.

Untuk ketika ini, smartphone yang dibekali dengan RAM 6GB serta kamera 12MP di bagian belakang dan 13MP di sisi depan tersebut masih dalam tahap pre-order. Tercatat, telah ada 25.000 unit yg dipesan, sebagaimana disebutkan oleh juru bicara Sirin Labs, Nimrod May.

Melalui smartphone itu, Sirin Labs berencana memiliki dompet crypto dengan sistem ‘cold storage’, yakni sebuah sistem yg secara otomatis mengonversi uang konvensional ke token digital yg dibutuhkan buat menjalankan aplikasi berbasis blockchain yang berbeda. Sistem ‘cold storage’ memungkinkan pengguna bagi menyimpan aset digital secara offline.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin