‘Inovasi Dimulai Dari Kendaraan, Bukan Ponsel’

Frankfurt – Menurut CEO Qualcomm Steve Mollenkopf, inovasi mulai tiba bukan dari ponsel, namun dari kendaraan Anda.

Bos Qualcomm itu menyampaikan bahwa inovasi teknologi yg paling menarik selama 10 tahun ke depan mulai ditemukan di sektor otomotif. Hal tersebut ia sampaikan pada akhir minggu dahulu di sela-sela ajang pameran otomotif Frankfurt Auto Show 2017. Ini yaitu tren utama buat Qualcomm bagi melihat dan memanfaatkan pasar smartphone.

Sementara itu, sebagian besar smartphone saat ini masih mengandalkan Qualcomm sebagai dapur pacunya. Chipset prosesor teratas Qualcomm, Snapdragon 835, mengotaki sejumlah perangkat flagship seperti Samsung Galax Note 8, LG V30, dan Essential Phone.

Qualcomm pun menyediakan beberapa chipset bagi Apple, meskipun kedua perusahaan tersebut ketika ini tengah terlibat dalam pertarungan hukum atas royalti paten.

Pernyataan Mollenkopf ini kemungkinan memang benar adanya. Menurut firma riset IDC, perusahaan yg memproduksi semikonduktor diprediksi mulai mengalami peningkatan penjualan pada industri otomotif sebesar US$50,1 miliar pada 2021. Angka tersebut naik 52 persen dari jumlah tahun lalu.

Qualcomm sendiri berfokus pada tiga aspek industri; merupakan konektivitas, komputasi, dan elektrifikasi. Bukan membuat mobil melaju lebih cepat, tapi buat membuat mobil akan berkomunikasi satu sama yang lain karena berbagai alasan termasuk keamanan.

“Mobil mulai melalui gelombang inovasi yg besar. Sebagian besar inovasi tersebut ada di daerah di mana Qualcomm memiliki ahli di area itu,” ujar Mollenkopf, seperti dilansir Phone Arena.

Sementara smartphone bergerak menuju era 5G dan Gigabit LTE, “Kecepatan mobil yg mengadopsi teknologi baru tersebut meningkat dengan cepat,” ujar Mollenkopf.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin