Kontribusi Teknologi 5G Dalam Asian Games 2018

Jakarta – Momentum pelaksanaan Asian Games 2018 di Indonesia menjadi kebanggaan buat bangsa Indonesia. Setelah 56 tahun Indonesia kembali menjadi tuan rumah Asian Games, perhelatan kompetisi olahraga terbesar di Asia. Dan dalam momen perhelatan olahraga tidak jarang menjadi wahana buat unjuk aplikasi teknologi terkini.

Kali ini, dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia, teknologi 5G akan diuji coba. Kementerian Komunikasi dan Informatika memfasilitasi Telkomsel bagi menguji layanan teknologi terbaru itu buat pertandingan bulu tangkis dan basket yg mulai digelar.

Bahkan dalam perhelatan kali ini ada uji mencoba mobil otonom yg didukung layanan jaringan internet 5G.

Menurut Menkominfo Rudiantara, perkembangan teknologi digital dan potensi ekonomi yg dihasilkan membuat setiap negara berupaya mencapai yg terbaik buat menghadirkan jaringan internet 5G.

Rudiantara menuturkan, peluncuran internet 5G pada Asian Games 2018 yaitu tindak lanjut rapat Presiden Joko Widodo dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in tahun 2016.

Ketika itu, kedua kepala negara tersebut membicarakan hubungan kerja sama yg bisa dikerjakan dalam konteks teknologi dan menguntungkan demi kemajuan antar bangsa.

“Di Korea Selatan ketika ini juga dikeluarkan model yg sama dengan 5G. Kemudian Jepang mulai melakukan meluncurkan 5G pada tahun 2020. Indonesia tak boleh kalah, sekarang kami menghadirkan experience center 5G,” ujar Rudiantara.

Dia mengungkapkan, selama uji coba, Kementerian Kominfo menerapkan BHP frekuensi gratis.

“Pemerintah Indonesia mendukung segala pengembangan inovasi teknologi bagi masyarakat yg meningkatkan kualitas layanan,” tandasnya.

Menteri Kominfo juga menjamin ketersediaan secara gampang akses internet selama Asian Games 2018. Bersama Telkomsel, kementeriannya sudah bersinergi menyediakan 390 access point yg gratis buat masyarakat di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

“Saya katakan tak boleh pakai register. Biasanya WiFi itu perlu register, masukin email dan sebagainya, karena ini buat rakyat Indonesia harus kasih gratis semuanya,” kata Rudiantara.

Dalam sektor industri, Menteri Kominfo menyatakan ketika ini pemerintah selalu mendorong penerapan dan inovasi teknologi 4.0. Kementerian Kominfo secara intensif menjalin kerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan jajaran terkait lainnya.

Kerja sama itu guna mendorong penyebaran perkembangan teknologi terbaru seperti robotic, artificial intelligence laainnya di kawasan khusus. Rudiantara menginginkan, teknologi Indonesia melahirkan terobosan baru.

“Karena Indonesia juga harus melakukan terobosan-terobosan. Bukan cuma dari sisi teknologi tetapi juga dalam sisi aplikasi,” kata Rudiantara.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin