ZTE Dan AS Capai Kesepakatan Cabut Larangan

Washington DC – Perseteruan antara produsen peralatan telekomunikasi dan pembuat smartphone asal China ZTE dan Departemen Perdagangan AS hampir berakhir.

Setelah melewati banyak penangguhan, denda dan larangan perdagangan, Departemen Perdagangan AS mengumumkan bahwa kesepakatan langsung diselesaikan.

Kesepakatan itu mulai membuat ZTE membayar US$400 juta, dan sebagai gantinya ZTE mulai menerima pemberitahuan pencabutan larangan.

Baca juga: ZTE Boleh Beroperasi di AS Bulan Ini Saja

Sebelumnya, ZTE dilarang buat berdagang dengan produsen komponen AS karena melanggar embargo perdagangan antara AS dan Iran. ZTE mengimpor antena frekuensi tinggi dengan chip AS di dalamnya. AS menemukan bahwa ZTE dengan sengaja mengabaikan embargo dan melanjutkan kesepakatan dengan Iran.

Awalnya, ZTE didenda US$800 juta dengan denda penangguhan US$300 juta, namun kemudian AS mengharuskan ZTE buat merombak dewan redaksi. ZTE awalnya tak menindaklanjuti permintaan tersebut, dan masalah ini menemui jalan buntu. ZTE akhirnya menyerah minggu lalu, dengan memenuhi permintaan tersebut.

Baca juga: Patuhi Kesepakatan dengan AS, ZTE Ganti CEO

Ketika ZTE kembali berdagang dengan pabrikan AS, diharapkan smartphone Z18 atau Axon 9 dan Axon 9 Pro yg sudah mengantongi merek dagang awal tahun ini mampu langsung dirilis, demikian laporan GSM Arena.
Sumber: http://teknologi.inilah.com

Post Author: admin